Pelatihan Mediasi bagi Hakim Pengadilan Agama

Pasca lahirnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2008 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan, semua sengketa perdata yang diajukan ke pengadilan tingkat pertama harus diupayakan penyelesaiannya melalui perdamaian dengan bantuan mediator. Hal itu itu berarti adanya pengakuan terhadap mediasi sebagai bagian integral dalam penyelesaian kasus perdata di pengadilan. Persoalannya adalah bahwa selama ini, mediator bersertifikat yang menjadi tuntutan Perma belum ada. Pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh MA masih belum mampu menjangkau semua hakim dan belum melahirkan mediator bersertifikat.

Di lapangan, para hakimlah yang harus memainkan peran dalam melakukan proses mediasi. Kenyataannya, proses dan filosofi mediasi berbeda dengan proses litigasi di pengadilan.
Karena itulah, Walisongo Mediation Center (WMC) bekerjasama dengan Pengadilan Agama (PA) Pati menyelenggarakan pelatihan mediasi pada tanggal 23 – 24 April 2009. Peserta pelatihan tersebut adalah para hakim  dan penitera di lingkunan PA Pati, sejumlh 19 orang.

Pelatihan yang berlangsung dua hari tersebut ditujukan untuk memberikan pembekalan awal bagi para hakim agar mampu melakukan mediasi secara profesional. Pelatihan tersebut difokuskan kepada pengenalan teori konflik, teori mediasi, dan praktek mediasi maupun comediasi. Trainer dari WMC adalah Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M.Soc., Prof. Dr. H. Djamaluddin Darwis, dan Tolkah, M.A. 
Share this article :

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 | Walisongo Mediation Center | All Rights Reserved